budha-at-swyambunath.jpg

 

kesadaran adalah kalimat yang sangat sederhana,tetapi kalau anda memahami kalimat ini anda akan berubah dengan sangat dramatis
kesadaran…???

Apakah anda “sadar”?
Apakah saya “sadar”?

Ya…!!! Kesadaran,kesadaran seperti apakah yang dimaksud…

” Menyadari bahwa segala sesuatu berasal dari Tuhan dan akan kembali kepada Tuhan adalah langkah awal menuju kebahagiaan dan ketenteraman hidup”

ada beberapa keuntungan jika anda menyadari dan mengakui bahwa segala sesuatunya adalah milik Tuhan,
anda akan bisa menjadi orang yang selalu bahagia,tenang hidupnya,dan menjadi orang yang semakin sabar
orang yang tidak pernah bersyukur tidak akan merasa bahagia dan tenang dalam hidupnya,meskipun secara fisik mungkin dia hidup dalam berkelimpahan,hal ini karena orang itu tidaklah “sadar” apa yang sedang dihadapi

jika anda “menyadari” segalanya berasal dari Tuhan dan akan kembali kepada Tuhan ,maka hidup anda akan terasa damai,dalam keadaan apapun

tidak ada yang bisa membantu anda menjadi orang yang sadar tetapi anda bisa sadar kalau anda mau “sadar”

anda harus sadar selalu dalam hidup ini,sering kali hidup kita ini dalam keadaan “autopilot”

autopilot…???
Ya sadarilah bahwa banyak manusia yang hidup dalam keadaan “autopilot” autopilot adalah kedaan yang serba otomatis,saat anda bangun pagi hari “otomatis” anda akan bangun dan mandi ,otomatis anda akan mengendarai kendaraan anda ,otomatis saat anda tiba di kantor atu sekolah anda akan segera melangkahkan kaki ke tempat yang anda tuju,dst…semuanya dalam keadaan yang otomatis,hal inilah yang saya maksud dengan keadaan “autopilot” kegiatan yang kita lakukan sehari-hari akan membentuk pola,dan tiba-tiba saat anda tua ada yang nyeletuk “wah..ternyata hidup berlalu dengan cepat yah,perasaan baru kemaren sore masih sekolah di taman kanak-kanak eh ternyata sekarang sudah tua” orang ini baru sadar disaat yang sudah tua,jadi selama hidupnya dia kemana saja??? Kegiatan hidupnya diatur secara otomatis oleh jiwa “autopilotnya” karena dia selama hidupnya merasa “sadar” dalam ketidaksadarannya,ketidaksadaran akan membuat anda menjadi budak dari pola kehidupan anda.

kegiatan yang berulang-ulang akan menjadi pola anda
pola hidup akan menjadikan anda hidup dalam “autopilot”

jadi ingat hal ini

kegiatan dilakukan monoton dan berulang-ulang>>> pola
pola>>>autopilot
autopilot>>>tidak sadar
tidak sadar >>>kesulitan kontrol diri

misalkan :
bangun tidur>>>mandi
mandi>>>makan
makan>>>kerja
pulang kerja >>>mandi
mandi>>>nonton tv
nonton tv>>> tidur

Kegiatan yang dilakukan setiap hari terus menerus dan monoton akan menjadikan anda budak dari pola …
pernahkah anda saat pulang dari kantor secara tidak sadar anda selalu menuju kerumah anda ,padahal sebenarnya anda ingin pergi ketempat lain sepulang dari kantor,dan ternyata tangan anda mengarahkan kemudi itu kerumah tanpa anda sadari dan tiba-tiba berkata “lho kok aku malah lewat sini sih…aku kan mau pergi ke tempat teman “
dari contoh diatas karena pola yang selalu ada didalam pikirannya
pulang kerja>>>kerumah
sehingga pikiran bawah sadarnya menggantikan pikiran sadar anda
dan anda menjadi tidak sadar apa yang sedang anda lakukan
itulah yang saya maksud dengan “autopilot”

Contoh itu hanyalah contoh sederhana

menjadi orang yang tidak sadar akan membahayakan diri anda dan orang lain

Mengapa saya mengatakan demikian?
pernahkah anda melihat di berita Kriminal televisi ada berita mengenai seorang suami yang membunuh istrinya dengan membacokkan golok kepada istrinya hingga tangan kirinya putus dan kepalanya hancur
saat itu mungkin beberapa dari anda berkata:

”sadar” nggak sih orang itu kalau itu adalah dosa besar”
”sadar” nggak sih kalau pembunuh itu menghilangkan nyawa ibu dari anaknya sendiri”
”sadar” nggak sih kalau pembunuh itu melakukan tindakan kriminal?”

sipembunuh itu kalu ditanyakan mengenai kesadarannya akan mengatakan dua hal ini:

-“saya sadar apa yang saya lakukan saya memang berdosa ,tetapi istri saya selingkuh
sehingga saya menjadi marah dan membunuh istri saya”

atau bisa jadi si pembunuh mengatakan begini:

-“saya memang khilaf,saya terbawa emosi sehingga saya tidak sadar kalau saya telah
membunuh istri saya sendiri”
kalimat pertama sipembunuh mengatakan bahwa dia dalam keadaan sadar tetapi tetap saja membunuh istrinya,sebenarnya sisuami itu “merasa sadar” dalam “ketidaksadarannya” sisuami memang sadar akan apa yang sedang diperbuatnya tetapi tetap saja melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan,ya dia memang sadar bahwa dia sedang berdosa,tetapi dia
“tidak sadar” bahwa dia menhilangkan nyawa ciptaan Tuhan”
”tidak sadar”bahwa dia telah membunuh ibu dari anak-anaknya”

dan sejumlah ketidak sadaran yang lainnya

saat di penjara dia baru akan menyesal “oh iya,aku baru ‘sadar” kalau aku telah membunuh istriku sekaligus ibu dari anakku”

”oh iya aku baru sadar kalau aku telah menyengsarakan istriku,anakku dan diriku sendiri”
dan sejumlah penyesalan lainnya

dan saat si pembunuh mati dan dihakimi oleh Tuhan barulah sipembunuh “sadar” bahwa tindakannya adalah salah besar,tetapi saat si pembunuh sudah mati kesadaran itu sudah terlambat,karena tobat orang yang telah mati tidak diterima

inilah yang saya maksudkan bahwa ketidaksadaran dapat membuat diri anda dan orang lain menjadi celaka.

kesadaran…
kesadaan akan membawa anda menjadi orang yang lebih mudah mengendalikan emosi
kesadaran akan membuat anda lebih tenteram
kesadaran akan membawa damai bagi orang lain

saat anda mengendarai kendaraan anda,pikiran bawah sadar anda akan menggantikan fungsi kesadaran anda ,sehingga secara otomatis anda akan naik ke kendaraaan anda,memasukkan persneling,menginjak gas dll,semua otomatis dikerjakan pikiran bawah sadar anda,kapankah anda mau sadar